Korupsi Masih Membayangi Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan, APH Diminta Untuk Mengusut Tuntas.
Pandeglang, banselpost.com - Dugaan penyelewengan dana Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di masing-masing puskesmas yang ada di kabupaten pandeglang untuk segera di usut tuntas. Karena program PMT, JKN, dan BOK ini adalah salah satu program kesehatan yang sangat suci untuk masyarakat.
Kami dari Pergerakan Pemuda Peduli Banten (P3B) menemukan kejanggalan dalam program tersebut, karena diduga adanya manipulasi data JKN dan BOK serta adanya mark up dana PMT di masing-masing puskesmas yang dibawah naungan dinas kesehatan, Selasa, 10/3/2026.
Adapun sasaran pemerintah melaksanakan Program PMT berbahan pangan lokal adalah memberikan makanan tambahan kepada ibu hamil kurang energi kronik (KEK) dan balita gizi, program yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ini sangat mulia dan suci karena bertujuan untuk meningkatkan status gizi dan menurunkan angka stunting. Manfaat program ini pun adalah meningkatkan status gizi, menurunkan angka stunting, mendorong kemandirian keluarga dalam penyediaan pangan bergizi. Program ini dijalankan melalui seluruh puskesmas di Indonesia. Tapi saya heran untuk di kabupaten Pandeglang khususnya di puskesmas-puskesmas, program yang mulia dan suci ini malah disalahgunakan.
Sekali lagi kami meminta pihak Aparat Penegak Hukum (APH) dan Lembaga Antirasuah KPK RI untuk membongkar dugaan kasus korupsi Dinas Kesehatan khususnya puskesmas-puskesmas sebanyak 36 yang tersebar di kabupaten Pandeglang, tutupnya. @red

Kresna 














