DPC AMIRA Akan Minta Klarifikasi Resmi SPPG Terkait Ramainya Isu Dugaan Penggelapan Insentif MBG, Soroti Data BNBA KPM MBG B3

DPC AMIRA Akan Minta Klarifikasi Resmi SPPG Terkait Ramainya Isu Dugaan Penggelapan Insentif MBG, Soroti Data BNBA KPM MBG B3

Banselpos.com, Pandeglang, Banten | Ramainya informasi yang beredar luas di tengah masyarakat terkait dugaan persoalan insentif kader MBG di Desa Manglid, Kecamatan Cibitung, mendapat perhatian dari Angkatan Muda Indonesia Raya Melalui Iik Rokhimat, pihaknya menyatakan akan segera meminta klarifikasi resmi dari pihak SPPG agar persoalan tersebut menjadi terang dan tidak menimbulkan kegaduhan berkepanjangan.

‎Iik Rokhimat menegaskan, banyaknya informasi yang beredar saat ini perlu disikapi secara objektif dan berimbang. Karena itu, AMIRA menilai perlu adanya komunikasi terbuka dengan pihak-pihak terkait, khususnya SPPG, guna mendapatkan penjelasan langsung mengenai isu yang berkembang.

‎“Dengan ramainya informasi tersebut dan telah beredar luas di masyarakat, maka kami merasa perlu memastikan kebenarannya dengan meminta klarifikasi resmi serta tanggapan langsung dari pihak SPPG,” ujar Rokhimat.

‎Menurutnya, dalam waktu dekat AMIRA akan melakukan audiensi resmi dengan pihak terkait. Agenda tersebut bukan hanya membahas isu yang tengah ramai, tetapi juga mempertanyakan informasi mengenai data BNBA KPM MBG B3 yang dinilai perlu kejelasan dan sinkronisasi di lapangan.

‎“Kami juga akan mempertanyakan data BNBA KPM MBG B3, sekaligus mendorong adanya penyesuaian data di lapangan agar sesuai dengan kondisi riil masyarakat penerima manfaat,” lanjutnya.

‎Rokhimat menambahkan, langkah audiensi ini merupakan bentuk kepedulian sosial agar seluruh program yang menyangkut kepentingan masyarakat dapat berjalan transparan, tepat sasaran, dan tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.

‎AMIRA berharap semua pihak dapat membuka ruang dialog secara baik sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui mekanisme yang benar, dengan tetap mengedepankan asas keadilan, keterbukaan, dan kepentingan masyarakat luas. (Ira/Red)