Sungai Cilemer Meluap, Hampir Semua Desa Di Patia Terendam Banjir, Akibat Empat Hari Diguyur Hujan
banselpos.com, Pandeglang, Banten | Hujan deras yang mengguyur wilayah kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang, selama tiga hari terakhir menyebabkan Sungai Cilemer meluap hingga merendam permukiman warga juga membuat ribuan warga terisolasi, Senin (12/01/2026).
Banjir terjadi di beberapa Desa wilayah Kecamatan Patia, antara lain Desa Idaman, Cimoyan, Patia, Surianeun, Babakankeusik, Ciawi, Rahayu juga beberapa desa launya, Air sungai meluap dan masuk ke rumah-rumah warga dengan ketinggian mencapai 30 sentimeter hingga satu meter. Akibatnya, aktivitas warga lumpuh dan akses keluar masuk desa terputus.

Sejumlah warga terpaksa bertahan di dalam rumah karena sulitnya akses evakuasi. Meski demikian, warga diminta tetap waspada karena curah hujan masih berpotensi tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Berdasarkan data sementara, sedikitnya 3500 jiwa dari 2000 kepala keluarga terdampak banjir kali ini. Petugas BPBD Pandeglang terus melakukan pemantauan di lokasi banjir, yang paling parah terdampak banjir Desa Idaman.
Camat Patia, Supratman, mengatakan banjir kali ini cukup parah karena air naik dengan cepat dan merendam hampir seluruh rumah warga.
"Banjir kali ini cukup parah, karena air naik dengan cepat dan merendam hampir seluruh rumah warga," katanya.
Lajut Camat Patia banjir kali ini mengakibatkan Akses jalan terputus diantaranya, Jalan kabupaten arah ke kantor Kecamatan Patia, jembatan Kp. Dungusaur, Jalan Kp. Patia, Jalan Kabupaten arah Desa Babakankeusik, Jembatan Ano Desa Ciawi dan jalan Rancakirai Babakankeusik. Tutupnya. (Ira/Red)
















