Diduga Tambal Sulam Pengerjaan Irigasi Kecamatann Mandalawangi Aliran Cibayawak Diduga Proyek Siluman Dan Pengerjaannya Disinyalir Asjad
Banselpos.com
Pandeglang Banten,- Pengerjaan Irigasi Cibayawak Desa Pari Kecamatan Mandalawangi Kabupaten Pandeglang provinsi Banten. Dalam pelaksanaan Diduga Asjad Alias asal jadi karena dalam pengerjaan irigasi ini diduga tidak di bendung aliran air dan lapisan bawah tidak beri adukan semen dan hamparan pasir terlebih dahulu.Serta diduga pekerjaan tersebut tambal sulam.
Dan proyek tersebut diduga tak bertuan karena tidak terlihat sama sekali Papan Informasi disekitar area pekerjaan, padahal papan informasi publik tersebut sudah diatur dalam undang-undang KIP No 14 Tahun 2008 yang diundangkan pada tanggal 30 April 2008.
Salah seorang pekerja yang tak disebutkan inisialnya mengatakan." Kami mengerjakan Ini Kurang Lebih seminggu kalo pekerjaan ini pelaksananya siapa, kami tidak tahu ucapnya.
Raeynold Kurniawan selaku Ketua GWI Gabungnya wartawan indonesia DPC Pandeglang mengatakan " kuat Dugaan Kami, ini pengerjaan asal jadi karena pengerjaannya diduga tidak di gali serta tidak di beri amparan pasir dan adukan pasir dan semen, kami menduga ini pengerjaan tak bertuan bisa disebut pekerjaan siluman karena tak ada papan informasi kecuali ini pengerjaan milik pribadi tapi ini kan irigasi jelas sudah jelas tegas Raeynold.
Lanjut Raeynold mengatakan. " Dalam hal ini kami akan kawal pengerjaan ini dan pertanyakan ke pihak Dinas BBWSC-3 Terkait pekerjaan ini, Jangan sampai ada pekerjaan acak-acakan Hanya akan menghambur-hamburkan uang negara, jelas kalau begini negara dan masyarakat langsung sebagai penerima manfaat dari hasil pengerjaan irigasi tersebut akan sangat dirugikan. Serta saat ini bapak presiden Prabowo sedang gencar-gencarnya bebersih menyikapi terkait KKN dan dalam pengerjaan irigasi ini kuat Dugaan kami sudah terendus ke KKN Tutupnya.
Sampai berita ini di terbitkan pihak desa, Pelaksana maupun pihak Dinas BBWSC-3 Terkait belum bisa ditemui untuk dimintai keterangannya.
Reporter: Hudori

Raey 














