Diduga Langgar SOP dan Regulasi, BGN Diminta Tutup Dua SPPG di Kecamatan Labuan-Pandeglang
Banselpos.com, Pandeglang, Banten | Dewan Pengurus Cabang Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) Kabupaten Pandeglang mendesak BGN agar menutup 2 SPPG di Kecamatan Labuan yang diduga langgar SOP dan Perijinan.
L. Irawan, Seketaris DPC GWI Pandeglang menyampaikan Kepada Awak media, kami mendesak BGN dan Satgas MBG Pandeglang agar menutup SPPG Banyubiru labuan yang telah langgar SOP berakibat viralnya menu diduga berbelatung di SMKN 3 Pandeglang dan SPPG Caringin Mandiri Labuan Yayasan Cahaya Anagata Nusantara yang diduga langgar SOP dan Labrak regulasi.

Menu MBG SPPG Banyubiru Labuan, di SMKN 3 Pandeglang, yang diduga berbelatung, pada kamis, 30 April 2026.

SPPG Caringin Mandiri Labuan 004, Yayasan Cahaya Anagata Nusantara.
Kejadian menu MBG tidak layak dan berbelatung sering terjadi di Kabupaten Pandeglang, BGN, Pemda Pandeglang, dan Satgas MBG Kabupaten Pandeglang seharusnya melakukan evaluasi terkait dengan kelengkapan dan Ijin MBG, termasuk HCCP, SLHS dan juga IPAL, karena diduga sebagian besar dapur MBG di Kabupaten Pandeglang bangunanya tidak punya PBG dan SLF juga sesuai dengan HACCP.
Lajut L. Irawan, Kegunaan utama HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points) di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah sebagai sistem preventif berbasis sains untuk menjamin keamanan pangan, mencegah risiko kontaminasi (biologis, kimia, fisik), dan menghindari keracunan makanan pada anak sekolah. HACCP memastikan seluruh rantai produksi—mulai dari bahan baku, pengolahan, hingga distribusi—aman, berkualitas, dan sesuai standar regulasi.
Kami menduga SPPG Banyubiru Labuan dan SPPG Caringin Mandiri Labuan 004. Yayasan Cahaya Anagata Nusantara tidak menerapkan HACCP, Langgar PBG, SLF dan IPAL diduga tidak sesuai.
Kami mendesak BGN dan Satgas MBG Pandeglang segera melakukan penutupan ke 2 SPPG di kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang, yang diduga melanggar, jangan sampai Program Mulia Bapak Presiden Prabowo ternodai oleh segelintir elit yang hanya mementingkan keuntungan pribadi. Tutupnya
Kalau BGN dan Satgas MBG Pandeglang tidak melakukan penutupan kepada SPPG Banyubiru dan SPPG Caringin Mandiri Labuan 004, Yayasan Cahaya Anagata Nusantara patut diduga ada permainan dalam penegakan peraturan pada program MBG di Pandeglang, dan kami menduga ada tebang pilih apalagi SPPI SPPG Banyubiru adalah Korcam, harusnya lebih menerapkan SOP dan Lengkapi perijinan, kalau dapur korcam saja tidak sesuai apalagi yang lain. (Red)
















