Menjelang Sahur, Listrik Di Pagelaran & Patia Mati Lebih dari 2 Jam, Dikeluhkan Warga

Menjelang Sahur, Listrik Di Pagelaran & Patia Mati Lebih dari 2 Jam, Dikeluhkan Warga

Banselpos.com, Pandeglang, Banten | Pemadaman listrik masih dirasakan masyarakat Kecamatan Pagelaran dan Patia Kabupaten Pandeglang di awal Ramadan. Kondisi ini dikeluhkan warga karena terjadi pada waktu krusial, terutama saat hendak memasak hidangan sahur.

Sejumlah wilayah di Pagelaran hingga Patia dan sekitarnya dilaporkan mengalami listrik padam pada malam sebelum sahur. Padamnya aliran listrik membuat aktivitas warga terganggu, khususnya untuk memasak dan persiapan ibadah.

Salah seorang warga Patia, Toha, mengaku listrik padam tepat saat dirinya dan keluarga bersiap menyiapkan makanan sahur pada Minggu 22 Februari 2026, pukul 11.20, sampai jam 01.00 belum juga menyala.

“Listrik padam pas kita akan menyiapkan hidangan sahur.  padahal kita mau masak nasi untuk santap sahur,” ujarnya,

Menurutnya, pemadaman di momen penting seperti Ramadan seharusnya bisa diantisipasi lebih baik. Terlebih, sebelum bulan puasa, pihak PLN disebut telah melakukan perbaikan dan pemeliharaan mesin pembangkit maupun jaringan listrik.

“Kami kira sebelum puasa itu sudah aman, karena katanya mesin sudah diperbaiki dan jaringan sudah dicek. Tapi kenyataannya masih saja padam di waktu yang penting seperti ini,” katanya.

Warga Patia berharap PLN dapat menjaga kestabilan pasokan listrik, terutama pada malam hingga dini hari selama Ramadan. Mereka juga meminta adanya pemberitahuan lebih awal jika terjadi gangguan.

Ditempat terpisah Asep warga pegelaran menyampaikan kepada awak media, bahwa pemadaman listrik terjadi pada pukul 11.00 sampai jam 01.00 belum juga menyala, padahal kami lagi dimesjid mengaji dan juga harus memasak nasi untuk sahur. 

"Iya pak kami lagi kumpul di mesjid mengaji mati lampu dari jam 11 malam sampai jam 1 belum juga nyala listriknya, padahal harus masak nasi dan juga bangunin sahur" tutupnya.

Kami meminta pihak PLN lakukan pemeliharaan listrik jangan sampai tengah malam mati pad bulan puasa, karena sangat menggu aktivitas kami. Tutupnya.

Nana, S, Salah satu warga Kp. Margahayu Desa Sukadame Kecamatan Pagelaran menyampaikan kedapa awak media, bukan hanya listrik pada pada saat bulan puasa, tapi listrik dirumahnya Spaneng/Tidak stabil sudah 4 bulan, berakibat elektronik banyak yang rusak.

"Bukan hanya listrik padam saat mau sahur, tapi juga listrik dirumah saya tidak stabil atau spaneng sudah empat bulan, sampai sekarang tidak ada perbaikan dari pihak PLN ULP Labuan" tutupnya.

Pihak layanan teknis PLN ULP Labuan saat konfirmasi oleh awak media menyampaikan  Betul sekali pak, mohon maaf kebetulan lagi ada kendala kabel nya putus pak di montor ini masih proses perbaikan mohon ditunggu ya" balasanya. (Ira/Red)