Viral Menu MBG Berbelatung di SDN Cikadu 1, SPPG Manglid 2 Berhenti Beroperasional Untuk Menyeleseikan Rekom Dari BGN
Banselpos.com, Pandeglang, Banten | Viral Menu MBG Berbelatung di SDN Cikadu 1, SPPG Berhenti Operasi
Menanggapi viralnya berita tentang adanya dugaan belatung di pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (01/04), yang terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cikadu 1, Desa Cikadu, Kecamatan Cibitung, Pandeglang. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cibitung, Manglid melakukan Langkah – langkah investigatif menanggapi hal tersebut.
“Kita perwakilan SPPG tadi pagi, Jumat (3/4) sudah bertemu dengan guru yang mengetahui kejadian tersebut dengan Kepala sekolah didampingi dengan Koordinator Administrasi (Kormin) Dinas Pendidikan Kecamatan Cibitung dan ditemukan hasil – hasil temuan dimana diduga bahwa yang dianggap belatung itu adalah ulat yang hinggap di buah Jeruk,” ucap Nabila Rifka Aritrisna Kepala SPPG Cibitung, Manglid.
Nabila menambahkan, Terjadinya kejadian tersebut diduga diluar daripada kendali SPPG. Karena proses alamiah pembusukan buah jeruk.
‘Proses surtil semua bahan pangan dirasa sudah cukup, akan tetapi mungkin karena yang Namanya buah – buahan Ketika proses surtil masih bagus akan tetapi pas dibagikan dia membusuk secara alamiah,” tambahnya.
Sementara itu, Person Of Charge (PIC) SPPG Cibitung, Manglid Afifudin menjelaskan pihaknya sudah mengumpulkan seluruh relawan untuk melakukan perbaikan – perbaikan pemahaman akan pentingnya Quality Control (QC) Bahan Pangan di SPPG.
“Sudah kami kumpulkan para relawan semua dan kami sampaikan akan pentingnya menjaga kualitas dan kuantitas menu MBG yang dikirim, Serta proses kontrol bahan pangan harus lebih ditingkatkan lagi,” ucapnya.
Selain itu, Afifudin juga sudah menyampaikan penekanan ke PIC semua sekolah yang menjadi sasaran distribusi SPPG Manglid agar meningkatkan lagi kontrol kuantitas dan kualitan pada saat menerima menu MBG dari SPPG sebelum di bagikan ke para siswa.
“Kita juga sudah sampaikan bahwa jika menemukan menu yang dianggap jelek secara kualitas maka para PIC Sekolah, Guru-guru dan Kepsek wajib memberitahukan ke SPPG dan menu akan diganti,”
Pihak BGN Melalui Kepala Regional (Kareg) langsung meninjau ke lokasi SPPG dan memberikan catatan catatan rekomendasi untuk perbaikan SPPG.
"Mulai hari senin depan kita berhenti beroperasi sesuai arahan BGN, dan sekarang ini sedang melakukan perbaikan perbaikan hasil rekomendasi BGN," ujarnya.
SPPG Manglid akan beroperasi kembali ketika rekomendasi BGN sudah di selesaikan.
"Doakan saja supaya bisa beroperasi kembali" pungkasnya. (Ira/Red)
















