DPP GAPPIRA & DPC AMIRA Dukung Langkah Pemda Pandeglang yang Melaksanakan Seleksi JPT Pratama 2026, Untuk Pengisian Jabatan Kepala OPD yang Kosong agar Pelayanan Berjalan Optimal
Banselpos.com, Pandeglang, Banten | Dewan Pengurus Cabang Angkatan Muda Indonesia Raya (AMIRA) Kabupaten Pandeglang dan DPP Gerakan Pemuda Perjuangan Indonesia Raya (GAPPIRA), mendukung Bupati Pandeglang, pada pelaksanaan seleksi terbuka JPT Pratama 2026 Kabupaten Pandeglang untuk mengisi jabatan kosong dengan pejabat definitif. Sebab, saat ini banyak kursi jabatan eselon II, eselon III, dan eselon IV yang masih kosong.
Kosongnya jabatan di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pandeglang jika dibiarkan terlalu lama berpotensi mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, DPC AMIRA Pandeglang dan DPP GAPPIRA, mendukung langkah Bupati Pandeglang yang melakukan seleksi Terbuka JPT Pratama 2026, agar pengisian jabatan kosong untuk pelayanan publik dapat berjalan optimal.
Lufi Irawan, S.IP, Sekretaris Umum DPP GAPPIRA menyampaikan, yang kami tahu Terjadinya kekosongan jabatan pada sejumlah OPD berawal dari adanya pejabat yang pensiun, promosi, mutasi, dan pindah menjadi ASN di Provinsi Banten.
Jabatan kosong terjadi sebelum Pilkada 2024 dan sesudahnya, di mana kepala daerah tidak dapat melakukan pelantikan tanpa izin Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Setelah Pilkada, Bupati baru bisa melantik pejabat, tetapi tetap harus melalui proses izin BKN.
Saat ini sejumlah jabatan eselon II, III, dan IV masih kosong karena menunggu proses pelantikan oleh Bupati Pandeglang, dan menunggu proses seleksi terbuka JPT Pratama 2026, yang sekarang sedang berjalan.
Lajut Lufi Irawan, saya secara pribadi mendukung proses seleksi terbuka JPT Pratama 2026 Kabupaten Pandeglang, dilakukan oleh panitia, yang di tunjuk oleh Bupati Pandeglang, dan saya yakin semua peraturan Seleksi dan keputusan sudah di koordinasikan dengan BKN atau sesuai aturan Kemendagri.
Di tempat terpisah Rohikmat, S.Pd, Ketua DPC AMIRA Pandeglang, meminta kepada tim seleksi agar melakukan tugasnya dengan baik sesuai dengan aturan BKN, supaya kekosongan jabatan yang selama ini diisi oleh pejabat dapat dijabat oleh Pejabat yang tepat dan dapat berkerja sama dengan semua elemen.
“Saya sangat mendukung langkah Pemda Pandeglang yang telah melakukan seleksi Terbuka JPT Pratama 2026 Kabupaten Pandeglang, agar OPD yang di jabat Plt segera di ganti dengan pejabat definitif. Karena memang saat ini banyak kursi jabatan kosong di OPD, kalau tidak segera diisi pelayanan dibeberapa OPT dapat terhambat” katanya.
Yang saya tahu Kursi jabatan OPD yang kosong di antaranya Kepala DPMPTSP, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Asisten Daerah (Asda) II Setda Kabupaten Pandeglang, Direktur Rumah Sakit Umum, dan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) yang hingga kini masih dijabat oleh Penjabat.
“Bukan hanya Eselon II Termasuk kursi camat juga banyak yang kosong, kepala sekolah, dan sejumlah kabid. Kalau itu terlalu lama kosong, bisa menghambat pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Kami mendukung agar pihak Tim seleksi dan Bupati Pandeglang terkait Pelaksanaan Seleksi Terbuka JPT Pratama 2026, dan segera melakukan pelantikan pengisian jabatan kosong. Saat ini Pemda Pandeglang tengah melakukan seleksi calon pejabat yang akan dilantik.
“Kita Tinggal menunggu pemantapan dan mengumumkannya. Saya sangat mendukung panitia seleksi menyelesaikan proses Seleksi Terbuka JPT Pratama supaya segera melantik pejabat yang akan mengisi di beberapa OPD” katanya.
Kami meminta kepada Tim Seleksi Terbuka JPT Pratama 2026 Kabupaten Pandeglang, agar melakukan tugansya dengan propesional dan tanpa ada intervensi dari pihak manapun dalam pengambilan keputusan agar pejabat yang di lantik nantinya dapat berkerja sesuai tugansnya juga dapat memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Pandeglang. Tutupnya. (Red)
















