Jabatan Sekwan Kosong, PERRA Nusantara Minta Bupati Pandeglang Hindari Nepotisme
BANSELPOS.COM, PANDEGLANG – Dewan Pengurus Pusat Persatuan Reporter Aktual Nusantara (PERRA Nusantara), Lufi Irawan meminta Bupati Pandeglang untuk mengisi kekosongan jabatan di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Pandeglang secara objektif. Organisasi pers ini menekankan pentingnya proses pengisian yang transparan, akuntabel, dan sepenuhnya mengacu pada prosedur serta ketentuan hukum yang berlaku.
"Kami meminta kepada Bupati Pandeglang agar dalam proses pengisian jabatan di lingkungan Pemda Pandeglang dilakukan sesuai dengan prosedur, serta secara transparan dan akuntabel sesuai dengan kompetensi dan juga kebutuhan jabatan-jabatan yang akan diisi," ujarmya pada media, Sabtu (01/08/2026).
Lufi menegaskan bahwa desakan ini didasari oleh evaluasi terhadap proses pelantikan pejabat sebelumnya yang dinilai sarat akan kepentingan kedekatan personal. Ia mencontohkan beberapa posisi strategis yang diisi oleh figur-figur yang memiliki hubungan kekerabatan dengan pejabat publik.
"Hal ini berkaca pada pelantikan sebelumnya, di mana Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang diisi oleh istri Plt. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, dan Dinas DPMPTSP diisi oleh adik kandung Bupati," ungkap Lufi secara blak-blakan.
Menurut Lufi, pola pengisian jabatan seperti itu harus dihindari agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat. Penempatan pejabat yang tepat dan berbasis meritokrasi sangat krusial demi memastikan jalannya roda pemerintahan yang efektif dan profesional.
"Hal ini juga guna optimalnya pelayanan pada setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemda Pandeglang," katanya menambahkan.
Saat ini, sejumlah posisi pejabat di Kabupaten Pandeglang tengah mengalami kekosongan dan menjadi sorotan tajam dari masyarakat. Salah satu jabatan strategis yang mendapat perhatian besar dan mendesak untuk segera diisi secara definitif adalah posisi Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Pandeglang.
PERRA Nusantara berharap Bupati Pandeglang dapat segera mengambil langkah profesional dalam pengisian jabatan kali ini. Proses yang bersih dari unsur nepotisme serta fokus pada rekam jejak dan kompetensi dinilai menjadi kunci utama dalam memajukan tata kelola pemerintahan Kabupaten Pandeglang ke depan.
Hingga berita ini ditayangkan, tim media Banselpos.com telah berupaya melakukan konfirmasi ke kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang terkait sorotan dan kritikan dari PERRA Nusantara tersebut. Namun, pihak BKPSDM Kabupaten Pandeglang belum dapat dikonfirmasi untuk memberikan tanggapan resmi mengenai proses pengisian jabatan yang tengah dikritik publik. (Red)












