Ganggu Aktivitas & Berdampak Rusak Elektronik, Warga Cipeucang Keluhkan Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan Lebih Dari 10 Jam,

Ganggu Aktivitas & Berdampak Rusak Elektronik, Warga Cipeucang Keluhkan Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan Lebih Dari 10 Jam,

Banselpos.com, Pandeglang, Banten | Pemadaman listrik yang kerap terjadi menjelang malam hari dan Pagi hari kembali memicu kemarahan warga Desa Parumasan kecamatan Cipeucang.

Tanpa pemberitahuan sebelumnya, aliran listrik tiba-tiba terputus tepat saat masyarakat hendak melaksanakan solat subuh, menyiapkan sarapan pagi, hingga anak-anak akan berangkat sekolah.

Kondisi ini dinilai sangat merugikan. Selain mengganggu kenyamanan, listrik yang padam mendadak lalu menyala kembali dengan tegangan tak stabil menyebabkan sejumlah peralatan elektronik rusak. Mulai dari lampu, televisi, kulkas, hingga pompa air dilaporkan tak berfungsi normal setelah insiden pemadaman berulang.

Salah satu warga Desa Parumasan menyanpaikan kepada awak media, "Biasanya mati pas mau subuh, kalau malam ini pas jam 2 mati hidup lagi sebentar, dan mau jam 3 mati lagi sampai jam 10 siang belum nyala-nyala, Tidak ada pemberitahuan sama sekali. Tahu-tahu gelap. Hidup lagi, alat rusak, saya sudah wa layanan Pelanggan PLN Pandeglang tapi tidak ada respon” keluh seorang warga.

Warga menilai pola pemadaman ini bukan lagi gangguan insidental, melainkan persoalan serius dalam pelayanan publik. Minimnya informasi dari PLN memperkuat kesan lemahnya komunikasi dan tanggung jawab terhadap pelanggan yang setiap bulan membayar tagihan tepat waktu.

Lebih ironis, pemadaman menjelang magrib dab subuh berdampak langsung pada kegiatan ekonomi kecil dan aktivitas pendidikan di rumah. Pelaku usaha rumahan terpaksa menghentikan produksi, sementara anak-anak kesulitan belajar karena penerangan dan pagi hari untuk siap-siap sekolah..

Hingga kini, warga mengharapkan PLN tidak sekadar menyampaikan alasan teknis, tetapi juga menghadirkan solusi konkret.

Pemberitahuan pemadaman yang jelas, perbaikan jaringan, serta perlindungan terhadap kerusakan peralatan listrik menjadi tuntutan utama masyarakat.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka kepercayaan publik terhadap layanan PLN akan semakin terkikis. Listrik bukan sekadar layanan teknis, melainkan kebutuhan dasar yang menyangkut hak masyarakat luas.

Nomor layanan Pelanggan PLN Pandeglang saat di konfirmasi oleh awak media terkait pemadaman listrik yang tiba-tiba tidak menyawab. (Dor/Red )