Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448H di MAN 2 Pandeglang, Angkat Spirit Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW
Banselpos.com, Pandeglang, Banten | Rohis Al-Masykar bersama mahasiswa PLP UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di MAN 2 Pandeglang pada Senin–Selasa, 7–8 September 2026.
Mengusung tema “Aktualisasi Nilai Moderasi Beragama Melalui Spirit Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW", kegiatan tersebut melibatkan seluruh siswa-siswi MAN 2 Pandeglang. Rangkaian kegiatan dikemas melalui berbagai perlombaan keislaman serta acara inti berupa ceramah agama dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan diawali pada Senin, 7 September 2026 dengan apel pembukaan yang dilaksanakan di aula MAN 2 Pandeglang. Pelaksanaan apel di aula dilakukan karena pada hari tersebut kegiatan pembelajaran seharusnya dilaksanakan secara Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat kondisi abu vulkanik.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat warga madrasah untuk tetap melaksanakan rangkaian Gebyar Maulid Nabi. Setelah apel pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan yang diikuti oleh siswa-siswi MAN 2 Pandeglang.
Beragam perlombaan disiapkan untuk memberikan ruang bagi siswa dalam menunjukkan kreativitas, kemampuan, serta keberanian mereka. Perlombaan tersebut meliputi kaligrafi, Lomba Cerdas Cermat Islam (LCCI), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), fashion show, nasyid, pidato, tumpeng, parcel, dan kue basah.
Kemeriahan semakin terasa ketika para peserta mulai mengikuti perlombaan sesuai dengan bidangnya masing-masing. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi para siswa untuk belajar bekerja sama, berani tampil di depan umum, serta mengekspresikan kreativitas dalam suasana peringatan Maulid Nabi.
Rangkaian kegiatan berlanjut pada Selasa, 8 September 2026 sebagai acara inti Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Acara tersebut diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Hafidz Assaifi, S.Sy., C.H., C.Ht.
Ustadz Muhammad Hafidz Assaifi merupakan pendakwah muda, dai, sekaligus praktisi terapi kesehatan spiritual Islam asal Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, Banten. Ia dikenal setelah menjadi salah satu finalis dalam ajang kompetisi dakwah AKSI (Akademi Sahur Indonesia) yang ditayangkan di Indosiar.
Melalui ceramah yang disampaikan, para siswa diajak untuk mengenal dan meneladani nilai-nilai yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, khususnya dalam kehidupan sehari-hari serta dalam membangun sikap moderat dalam beragama.
Selain ceramah agama, acara juga dimeriahkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh Ustadz Usman sebagai qari. Suasana semakin khidmat ketika mahasiswa PLP UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten bersama anggota Rohis Al-Masykar tampil membawakan hadroh dan pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kolaborasi tersebut menjadi salah satu bagian yang menarik dalam rangkaian acara. Mahasiswa PLP dan anggota Rohis Al-Masykar tampil bersama untuk mengiringi pembacaan Maulid Nabi, sekaligus turut menciptakan suasana yang lebih hangat dan khidmat dalam peringatan tersebut.
Salah seorang mahasiswa PLP yang terlibat dalam penampilan hadroh mengungkapkan bahwa keterlibatan bersama siswa Rohis Al-Masykar menjadi pengalaman yang berkesan selama pelaksanaan kegiatan.
“Bagi kami, bisa tampil bersama teman-teman Rohis Al-Masykar menjadi pengalaman yang berkesan. Selain ikut memeriahkan Maulid Nabi, kami juga merasa lebih dekat dengan siswa melalui kegiatan seperti ini. Semoga kolaborasi seperti ini bisa menjadi pengalaman yang baik dan memberikan kesan positif bagi kami maupun siswa,” ungkapnya.
Keterlibatan mahasiswa PLP tidak hanya terlihat dalam penampilan hadroh dan pembacaan Maulid Nabi, tetapi juga dalam berbagai persiapan dan pelaksanaan rangkaian kegiatan. Kolaborasi tersebut turut mempererat interaksi antara mahasiswa PLP dengan siswa-siswi MAN 2 Pandeglang dalam suasana yang lebih dekat dan penuh kebersamaan.
Setelah rangkaian acara inti dan siraman rohani selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang perlombaan yang telah dilaksanakan pada hari sebelumnya. Pemberian hadiah menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi, kreativitas, dan semangat para siswa dalam mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.
Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di MAN 2 Pandeglang menjadi momentum bagi seluruh warga madrasah untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus mengaktualisasikan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan.
Melalui tema “Aktualisasi Nilai Moderasi Beragama Melalui Spirit Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW”, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi perayaan Maulid Nabi, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk belajar tentang kebersamaan, kreativitas, kepemimpinan, saling menghargai, serta pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
(Red)












