Penuh Tanda Tanya, Kapus Cikedal Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Ibu Hamil 9 Bulan Meninggal Dalam Perjalanan Ke RSUD Labuan, DPC GWI Minta Dinkes Turun Tangan
Banselpos.com, Pandeglang, Banten | Kepala UPT Puskesmas Cikedal bungkap saat di konfirmasi perihal ibu hamil besar meninggal dunia saat perjalanan hendak di rujuk ke Rumah Sakit Daerah (RSUD) Labuan.
Terdengar kabar dari masyarakat Kp. Bangko Desa Dahu Kecamatan Cikedal Kabupaten Pandeglang, Banten, bahwa ada warga masyarakat yang sedang hamil dengan usia kandungan mengnjak 9 bulan meninggal dunia saat hendak di rujuk ke RSUD Labuan, oleh bidan Desa Dahu.
Saat di konfirmasi salah satu masyarakat Kp. Bangko Desa Dahu Membenarkan bahwa ada ibu Hamil yang meninggal dunia atas nama Ibu Sariah Binti Santawi Alamat Kp Bangko RT. 005 RW. 003 Desa Dahu Pada Minggu Malam Senin, tanggal 11 Januari 2026 dalam perjalanan menuju RSUD Labuan.
"Iya Pak benar ada ibu hamil dengan usia kandungan 9 bulan, meninggal dunia saat mau di bawa ke RSUD Labuan, katanya sih Masuk angin" jelasnya.
Kepala UPT Puskesmas Cikedal saat dikonfirmasi oleh awak media terkait penyebab dan kronologis Meninggalnya Ibu Hamil Saat di Perjalanan menuju RSUD Labuan yang di rujuk dan di antar oleh bidan jaga UPT Puskesmas Cikedal tidak memberikan jawaban atau bungkam, seloah ada yang ditutupi.
Reaynold Kurniawan Ketua DPC GWI Kabupaten Pandeglang, menyoroti masalah ini, masalah ini sangat serius terkait akses pelayanan kesehatan, di mana pasien menggal dunia dalam keadana hamil besar tapi kepala UPT Puskesmas Cikedal bungkam, seolah ada yang di tutupi.
Pemerintah sudah menganggarkan dana untuk penecegahan dan identifikasi dini kesehatan ibu hamil, dari dana Biaya Operasional Kesehatan (BOP) setiap tahunya.
Apa jangan-jangan selama ini dana BOK UPT Puskesmas Cikedal tidak di gunakan sebagaimana mesinya,
Lanjut Raeynold Kurniawan, Padahal Pemerintah sudah mengeluarkan Anggaran untuk pencegahan ibu hamil meninggal dunia yang dialokasikan melalui berbagai program kesehatan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, dan bukan dalam satu pos anggaran tunggal yang spesifik.
Pemerintah mengalokasikan anggaran kesehatan secara keseluruhan dalam APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), di mana sebagian didedikasikan untuk pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA).
Dana Transfer ke Daerah (DTU & DAK), Sebagian dana kesehatan disalurkan ke provinsi, kabupaten/kota, dan puskesmas melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) untuk mendukung layanan promotif dan preventif, termasuk program KIA dan pencegahan stunting.
Masih kata Raeynold, kami DPC GWI Pandeglang, Minta Kepada bupati Pandeglang, dan Dinas Terkait agar melakukan pemeriksaan terkait realisasi dana BOK UPT Puskesmas Cikedal, dan perihal Ibu hamil yang meninggal dunia saat diperjalanan hendak di rujuk ke RSUD Labuan, sebab Kepala UPT Bungakam saat di konfirmasi, seakan ada yang di tutup-tutupi, insya allah dalam waktu dekat kami akan layangkan surat konferensi Pers ke Dinkes Pandeglang, supaya kejadian serupa tidak terulang kembali. (Ira/Red)
















