PT Garuda Gondol Rp 4,8 Miliar Dari Pelatihan Pengurus KDMP, Anggota DPRD Pandeglang, Uang Rakyat Jelas Harus Terbuka
Banselpos.com, Pandeglang, Banten | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pandeglang Ea Supriadi mengatakan, kisruhnya para peserta pelatihan Koprasi Desa Merah Putih (KDMP) minta keterbukan anggaran karena kepada pihak ketiga PT Garuda Solusi Kreatif karena ini bukan uang sedikit yang diambil dari Dana Desa (DD). jika dihitung dari 326 desa itu sekitar Rp 4,8 Miliar se-Kabupaten Pandeglang dan ini uang rakyat jelas penggunanya harus transparansi/terbuka agar publik bisa tahu.
"Setiap anggaran yang digunakan pemerintah harus jelas dan dipertanggungjawabkan salah satunya terbuka ke publik. Nilai anggaran ini kan lumayan banyak ditengah efesiensi," ungkap Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPRD Pandeglang.
Lanjut, adanya protes dari para pengurus KDMP membuktikan sumberdaya manusia yang ada di koprasi ini cukup bagus.ini bisa membangun pemerintahan yang baik profesional dan terbuka sehingga warga bisa melihat langsung penggunaan uang negara.
"Kritik itu masukan, tentu harusnya pemilik program bisa menjawab dengan langkah - langkah profesional akuntabel dan terbuka dalam mengelola anggaran. Kalau awalnya sudah ditutup - tutupi apa lagi ini program dari pemerintah pusat," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Koprasi Usaha Kecil Menengah Kabupaten Pandeglang Bunbun Buntara mengaku tidak terlibat dalam penggunaan anggaran pelatihan tersebut. Anggaran diambil dari desa langsung ke pihak ketiga PT Garuda Solusi Kreatif. (Gus/Red)
















