Warga Keluhkan Banyak Lalat Diduga Dari Kandang Ayam BUMDes Rawasari Cisata, Direktur BUMDes Menyangkal Itu Bukan Dari Kandang Kami
Banselpos.com, Pandeglang, Banten | Warga Kampung Kadu Sumpung Desa Rawasari Kecamatan Cisata Kabupaten Kabupaten Pandeglang mengeluhkan banyaknya lalat yang masuk ke rumah-rumah mereka, diduga akibat kandang ayam petelur milik BUMDes Langgengjaya Rawasari yang di bangun berdekatan dengan Sekolah dan pemukiman warga Rabu, 14/01/2026.
Diduga lalat tersebut berasal dari kandang ayam petelur milik BUMDes Langgengjaya Rawasari yang berada di Kampung Kadusumpung tersebut, menyebabkan ketidaknyamanan terutama bagi warga dan anak-anak sekolah TK.
Salah satu warga Kadu Sumpung yang tidak disebutkan namanya dalam pemberitaan ini mengatakan bahwa Kasian kami dan warga yang terdampak, Sementara sudah berapa kali kami sampaikan ke Pengurus BUMDes terkait dengan banyaknya lalat tapi selertinya berkelah.

“Iya pak semenjak ada ternak ayam petelur milik BUMDes Langgengjaya Rawasari Di tengah-tangah pemukiman warga Kampung kadu Sumpung dan bersebrangan dengan sekolah TK, lalat sangat banyak, dan jelas mengganggu kami pak, ”ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan warga lain bahwa “Sangat mengganggu baik disegi bakteri dan penyakit lainnya dikarenakan sudah sampai di dapur efek peternakan ayam petelur milik BUMDes yang ada dekat pemukiman ramai penduduk juga sekolah TK, kenapa bikin kandangnya dulu tidak jauh dari pemukiman, karena jelas pasti mengganggu warga sekitar” Tegasnya.

Kami juga berharap agar pemerintah Desa Rawasari mengambil solusi terkait permasalahan ini, agar tidak membuat gaduh di tengah-tengah masayarat.
Namun saat dikonfirmasi terkait keluhan beberapa warga perihal Lalat dan Kandang berdekatan dengan Sekolah dan Pemukiman warga Direktur BUMDes Rawasari Menyampaikan "Walaikum salam, Terkait lalat, sebelum kami mengisi pun sudah ada, dikarenakan kemarin satu minguan ayam pedaging sama bebek panen, kami juga sama sebetulnya merasakan, itu bukan dari ayam kamin, tapi dari ayam pedaging sebetulnya panen" balasnya.
Saat di tanya maslalah berdekatan dengan TK, dan bau juga lalat yang mengganggu direktur BUMDes Rawasari menyampaikan "silahkan konfirmasi ke Kepala TKnya, beliau Pun pasti sama, sebelum ayam di isi lalat sudah menyebar, karena pada saat itu ayam dan bebek sedang panen" paparnya.
Lanjut direktur BUMDes Rawasari "Lokasinya pun tidak berjauhan dengan kami, ternak bebek kisaran 100 meteran, ayam pedaging kisaran 500 meteran"
Di konformasi masalah ijin lingkungan beliau menyampaikan "Ada kang tenang aja sebelum kami membangunpun ijin itu sudah kami selesaikan, Karena kami tidak mau setelah membangun baru ijin itu salah, sebelum membangun kami sudah menyelesaikan ijin ke masyarakat baik RT, RW, masyarakat sudah bahkan kepala desa sudah, kami juga tidak mau menyalahi aturan" tutupnya.
Pemerintah Desa Rawasari harus secepatnya menyelesaikan terkait dengan keluhan masyarakat, agar usaha BUMDes Langgengjaya berjalan dengan baik dan tidak terjadi perbincangan di tengah masyarakat Kp. Kadu Sumpung. (Ira/Red)
















