Redaksi Bansel Pos Hadiri Acara Workshop Jurnalistik di MAN 2 Pandeglang, Guna Dorong Siswa Melek Informasi
Banselpos.com, Pandeglang, Banten | Dalam upaya meningkatkan literasi digital dan membangun kesadaran siswa terhadap pentingnya informasi di era modern, MAN 2 Pandeglang menggelar kegiatan Siswa Melek Informasi Digitalisasi melalui Workshop Jurnalistik [in House Training] Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membekali generasi muda dengan kemampuan memahami, mengolah, dan menyebarkan informasi secara cerdas, kritis, serta bertanggung jawab [23/10/2026].
Dalam kegiatan tersebut, Banselpost turut mengambil bagian sebagai mitra edukasi dengan menghadirkan pemateri yang diwakili oleh Anji Irawan, S.H. Kehadiran Banselpost diharapkan dapat memberikan wawasan baru kepada para siswa mengenai dunia jurnalistik, perkembangan media digital, serta pentingnya menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus komunikasi di ruang digital.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Para siswa MAN 2 Pandeglang mengikuti setiap rangkaian acara dengan semangat dan ketertarikan yang besar terhadap dunia jurnalistik serta perkembangan teknologi informasi. Suasana interaktif yang terbangun menjadi gambaran bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk tumbuh menjadi insan yang cakap digital dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, kemampuan membaca, memahami, dan memverifikasi kebenaran sebuah berita menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan. Melalui workshop ini, para siswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi generasi yang bijak dalam memanfaatkan media digital.
Lebih dari sekadar pelatihan jurnalistik, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran tentang pentingnya etika, kejujuran, tanggung jawab, dan keberanian menyampaikan fakta. Sebab, jurnalistik bukan hanya tentang menulis berita atau menyampaikan peristiwa, melainkan juga tentang menjaga kepercayaan publik melalui informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Partisipasi Banselpost dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong tumbuhnya budaya literasi informasi di kalangan pelajar. Kolaborasi antara dunia pendidikan dan media diharapkan dapat membuka wawasan siswa agar semakin memahami peran strategis informasi dalam membentuk pola pikir, karakter, serta masa depan masyarakat.
Ketua pelaksana kegiatan, Fandy Arizal Paratama, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Workshop Jurnalistik (In House Training) di MAN 2 Pandeglang.
Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Anji Irawan, S.H., selaku pemateri yang telah berbagi ilmu, pengalaman, dan wawasan kepada para siswa. Apresiasi juga disampaikan kepada media Banselpost yang telah mengambil bagian dalam kegiatan tersebut serta memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk mengenal dunia jurnalistik dan literasi informasi secara lebih dekat.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Anji Irawan, S.H., yang telah berkenan berbagi ilmu dan pengalaman kepada siswa MAN 2 Pandeglang. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Banselpost yang telah menjadi bagian dari kegiatan ini. Semoga ilmu yang diberikan dapat menjadi bekal berharga bagi para siswa dalam menghadapi perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi di era digital,” demikian pesan Fandy dalam narasi apresiasi kegiatan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan ini bukan hanya diukur dari kelancaran acara, tetapi juga dari sejauh mana ilmu yang diperoleh mampu menginspirasi siswa untuk terus belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri.
Ia berharap para siswa mampu menjadi generasi yang kritis dalam menerima informasi, cerdas dalam menggunakan teknologi, serta bertanggung jawab ketika menyampaikan atau membagikan berita.
“Harapan kami, para siswa tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga mampu menjadi generasi yang bijak, kreatif, dan berintegritas. Sebelum membagikan informasi, pastikan kebenarannya. Jangan sampai kita menjadi bagian dari penyebaran berita yang belum tentu benar. Sebaliknya, jadilah generasi yang membawa manfaat melalui karya, gagasan, dan informasi yang positif,” menjadi pesan penting yang ingin ditanamkan melalui kegiatan ini.
Fandy juga berharap kolaborasi antara lingkungan pendidikan dan media seperti Banselpost dapat terus terjalin pada masa mendatang. Dengan demikian, semakin banyak pelajar yang memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kemampuan literasi, memahami etika jurnalistik, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan era digital.
Generasi muda hari ini adalah penentu arah peradaban di masa depan. Di tangan mereka, teknologi dapat menjadi sarana untuk membangun pengetahuan, menyebarkan inspirasi, dan menghadirkan perubahan positif. Namun, tanpa literasi yang kuat, teknologi juga berpotensi menjadi jalan bagi penyebaran hoaks, disinformasi, dan berbagai informasi yang menyesatkan.
Karena itu, siswa perlu dibekali bukan hanya kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga kebijaksanaan dalam memilah informasi. Berpikir kritis sebelum membagikan berita, memeriksa fakta sebelum mempercayai kabar, serta menjaga etika ketika menyampaikan pendapat merupakan langkah sederhana yang memiliki dampak besar bagi kehidupan bersama.
Workshop Jurnalistik di MAN 2 Pandeglang ini diharapkan menjadi awal tumbuhnya generasi pelajar yang berani berkarya, cerdas bermedia, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi. Dari ruang kelas, lahir gagasan. Dari pelatihan, tumbuh keterampilan. Dan dari kesadaran berliterasi, terbentuk generasi yang mampu membawa perubahan.
Pesan untuk generasi masa depan: Jangan hanya menjadi generasi yang cepat menerima informasi, tetapi jadilah generasi yang mampu memahami kebenaran. Jangan hanya menjadi pengguna media digital, tetapi jadilah pencipta karya yang membawa manfaat. Sebab, masa depan tidak hanya ditentukan oleh seberapa canggih teknologi yang kita kuasai, melainkan juga oleh seberapa bijak kita menggunakannya.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Pandeglang bersama Banselpost menunjukkan bahwa pendidikan literasi digital dan jurnalistik merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa. Harapannya, semangat yang tumbuh dalam workshop ini tidak berhenti ketika acara usai, tetapi terus berkembang menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari para siswa.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa membangun generasi unggul tidak cukup hanya dengan memberikan pengetahuan akademik, tetapi juga harus disertai pembentukan karakter, kemampuan berpikir kritis, serta kesadaran akan tanggung jawab sosial.
Karena generasi yang melek informasi bukan sekadar generasi yang tahu banyak hal, melainkan generasi yang mampu membedakan fakta dari kebohongan, menggunakan teknologi dengan bijaksana, dan menjadikan pengetahuan sebagai jalan untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Dengan semangat kolaborasi antara dunia pendidikan dan media, kegiatan Workshop Jurnalistik di MAN 2 Pandeglang diharapkan menjadi langkah awal dalam melahirkan generasi muda yang berwawasan luas, berintegritas, dan siap menjadi bagian dari perubahan positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara. [ Red ]












