Genggam diri dan jaga rasa, aku, kamu, dan kesehatan mental kita

Mahasiswa PLP Kelompok 6 MAN 2 Pandeglang Mengadakan Seminar Kesehatan Mental Bersama Rumah Konseling Kita Temanmu.
Kesehatan mental merupakan bagian penting dalam kehidupan yang sering kali terlupakan. Di tengah berbagai aktivitas, tuntutan, dan kesibukan sehari-hari, kita terkadang terlalu fokus untuk memahami orang lain hingga lupa untuk memahami diri sendiri. Padahal, mengenali apa yang sedang kita rasakan, menerima keadaan diri, dan mengetahui kapan kita membutuhkan bantuan merupakan bagian dari proses menjaga kesehatan mental.
Melalui agenda Seminar Kesehatan Mental ini, peserta diajak untuk berhenti sejenak dan melihat lebih dalam kepada diri sendiri. Bukan sekadar membahas tentang stres, emosi, atau permasalahan yang sering dialami, tetapi juga belajar mengenali diri: apa yang membuat kita bahagia, apa yang membuat kita lelah, apa yang sedang kita butuhkan, dan bagaimana cara kita menghadapi berbagai perasaan yang muncul.
Bersama Rumah Konseling Aku Temanmu, PLP kelompok 6 mandapa melaksanakan kegiatan ini dengan tujuan menjadi ruang untuk berbagi wawasan, pengalaman, dan cerita dalam suasana yang nyaman. Peserta diajak memahami bahwa tidak semua hal harus dipendam sendiri. Berani mengungkapkan perasaan, bercerita kepada orang yang dipercaya, dan meminta bantuan ketika diperlukan bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri.
Kegiatan ini juga mengingatkan kita bahwa setiap orang memiliki perjalanan dan perasaan yang berbeda. Tidak perlu selalu membandingkan diri dengan orang lain, karena setiap individu memiliki prosesnya masing-masing. Ada kalanya kita kuat, ada kalanya kita merasa lelah, dan keduanya adalah hal yang manusiawi.
Pada akhirnya, agenda ini bukan hanya tentang kesehatan mental, tetapi tentang bagaimana kita bisa menjadi lebih dekat dengan diri sendiri. Semoga setelah mengikuti kegiatan ini, peserta dapat lebih berani mengenali perasaan, memahami kebutuhan diri, menerima kekurangan dan kelebihan, serta belajar untuk tidak terlalu keras kepada diri sendiri.
Karena sebelum belajar memahami dunia dan orang lain, kita perlu belajar memahami diri sendiri.
Your mental health matters.
(Fandy/Red)












