KKN UNMA Banten Kelompok 16 Laksanakan Sinergi Mahasiswa KKN dan Petani dalam Meningkatkan Produktivitas dan Optimalisasi Budidaya Padi”

KKN UNMA Banten Kelompok 16 Laksanakan Sinergi Mahasiswa KKN dan Petani dalam Meningkatkan Produktivitas dan Optimalisasi Budidaya Padi”

Banselpos.com, Pandeglang, Banten | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 16 Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukaresmi, menggelar Seminar Pertanian dengan tema “Sinergi Mahasiswa KKN dan Petani dalam Meningkatkan Produktivitas dan Optimalisasi Budidaya Padi”, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Sukaresmi tersebut dihadiri oleh puluhan petani dari wilayah Desa Sukaresmi dan sejumlah unsur pemerintahan serta praktisi pertanian. Seminar ini menjadi ruang diskusi dan berbagi pengetahuan antara mahasiswa, pemerintah, tenaga teknis pertanian, dan para petani dalam upaya mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian, khususnya komoditas padi.

Sejumlah narasumber turut memberikan pemaparan dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Robi Silpanus, S.P., Manager Asosiasi Product PT SAJ; Khoirul Mustaqim, Agronomis Banten PT E-Tong Chemical Indonesia; serta Ahmad Khotib, S.TP., Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Sukaresmi.

Selain itu, kegiatan juga menghadirkan pemateri tambahan, yakni Tb. Asep Mahpudin, S.P., Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Tanaman Pangan dari Dinas Pertanian; Tatang Fauzi, S.E., M.M. (Bajeg) selaku Camat Sukaresmi; serta Misna, S.E., Kepala Desa Sukaresmi.

Dalam pemaparannya, para narasumber membahas berbagai hal yang berkaitan dengan peningkatan produktivitas pertanian, mulai dari optimalisasi budidaya padi, pemeliharaan tanaman, pengendalian organisme pengganggu tumbuhan, hingga pentingnya penerapan pengetahuan dan teknologi dalam proses pertanian.

Kehadiran para petani menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Para petani tidak hanya mengikuti materi yang disampaikan, tetapi juga diberikan ruang untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi di lapangan.

Camat Sukaresmi Tatang Fauzi, S.E., M.M. (Bajeg) mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN Kelompok 16 tersebut. Menurutnya, sinergi antara mahasiswa, pemerintah, pihak swasta, tenaga teknis pertanian dan petani sangat diperlukan untuk mendukung kemajuan sektor pertanian di Kecamatan Sukaresmi.

Sementara itu, Ketua KKN Kelompok 16 Desa Sukaresmi menyampaikan bahwa seminar tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa selama melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami ingin KKN ini tidak hanya hadir sebagai kegiatan mahasiswa, tetapi juga bisa memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Melalui seminar ini, kami berharap ada pertukaran pengetahuan antara para narasumber dan petani sehingga dapat membantu meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil pertanian di Desa Sukaresmi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu perhatian penting dalam pelaksanaan program KKN Kelompok 16 Desa Sukaresmi, mengingat banyak masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari sektor tersebut.

Kegiatan seminar berlangsung interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab antara para petani dan narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya petani yang hadir dan aktif mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 16 berharap kolaborasi antara petani, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dinas terkait, pihak swasta, dan mahasiswa dapat terus terjalin sehingga mampu melahirkan langkah-langkah nyata dalam meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani di Desa Sukaresmi.

Seminar pertanian ini menjadi salah satu bukti bahwa kolaborasi dan pertukaran pengetahuan antara mahasiswa dan masyarakat dapat menjadi langkah sederhana namun strategis untuk mendorong kemajuan pertanian di tingkat desa. (Red)