Menu MBG Di SDN Kertajaya Sumur, Dari SPPG Di Kecamatan Sumur, Tidak Layak Konsumsi

Menu MBG Di SDN Kertajaya Sumur,  Dari SPPG Di Kecamatan Sumur, Tidak Layak Konsumsi

Banselpos.com, Pandeglang, Banten | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, kembali menjadi sorotan setelah sejumlah wali murid mengeluhkan kualitas makanan yang diterima anak-anak mereka. 

Salah seorang wali murid mengungkapkan bahwa menu MBG yang diduga disuplai oleh salah satu SPPG Kecamatan Sumur itu banyak dikeluhkan karena diduga tidak layak konsumsi.

“Iya pak, menu MBG katanya dari SPPG Yayasan Cibaliung Bangkit Mandiri tapi saya juga tidak tahu persis, banyak dikeluhkan. Tidak hanya di SDN Kertajaya, Sumur saja, tapi merata kaya gitu pak kata yang anaknya sekolah di SD Lain juga,” ujarnya, Selasa 20 Januari 2026.

Ia menuturkan, anaknya yang bersekolah di SD Kertajaya memilih tidak mengonsumsi makanan MBG karena kami l8hat makanan tersebut sudah basi dan terlihat ada belatungnya. “Anak saya bilang lauknya basi lengket, jadi tidak dimakan. Tidak mungkin anak kecil mengada-ada, pas saya lihat benar berair dan seperti ada belatungnya” katanya.

Akibat kondisi tersebut, sebagian siswa memilih makan di rumah. Hingga saat ini, para wali murid berharap ada evaluasi menyeluruh terhadap kualitas dan keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG.

Meski belum ada laporan resmi mengenai gangguan kesehatan pada siswa, keluhan yang meluas ini menimbulkan kekhawatiran terkait standar pengolahan dan distribusi makanan dalam program yang menyasar anak-anak sekolah tersebut.

Pihak SPPG, saat dikonfirmasi oleh awak media tidak memberikan jawaban terkait menu MBG di SDN Kertajaya yang diduga basi dan ada belatungnya, (Ira/Red)