Miris! Anggaran KORMI Pandeglang Cuma 15 Persen dari KONI, Dewan Pakar Angkat Bicara Jelang PORDA Banten
Bamselpos.com, PANDEGLANG – Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Kabupaten Pandeglang menyayangkan minimnya dukungan anggaran dari pemerintah daerah. Saat ini, alokasi anggaran Kormi tercatat baru menyentuh angka 15 persen dari total anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Pandeglang. Padahal berdasarkan regulasi Undang-undang, kedua lembaga tersebut memiliki posisi yang sejajar dalam memajukan dunia olahraga
"Dengan keterbatasan anggaran Kormi, bersama Asda (Asisten Daerah) tadi kita singgung anggaran kami baru 15 persen dari anggaran KONI. Bayangkan sekecil itu nilainya, padahal menurut undang-undang olahraga posisi Kormi dengan KONI itu sejajar,"
Ketimpangan ini diungkapkan langsung oleh Dewan Pakar Kormi Pandeglang, Yangto, usai Sarasehan Olahraga Masyarakat Kormi Pandeglang di Aula Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang, Jumat (19/06/2026).
Meski bergerak di tengah keterbatasan dana yang ekstrem, Kormi Pandeglang menolak menyerah. Mmomentum sarasehan ini dimanfaatkan untuk menyusun program kerja jangka panjang tahun 2026 dan 2027, sekaligus merapatkan barisan menjelang Pekan Olahraga Tradisional Daerah (Porda) tingkat Provinsi Banten pada November mendatang.
Yangto mengatakan, sebanyak 18 Induk Olahraga (Inorga) dipastikan siap turun gelanggang untuk mengharumkan nama Pandeglang dalam ajang tersebut.
"Bulan November nanti kita akan menghadapi ajang tingkat provinsi. Hari ini kita sekaligus menyusun program kerja Kormi Korcam Pandeglang untuk tahun 2026 dan 2027. Tadi sudah berkumpul 18 Inorga yang siap berpartisipasi dan bertanding di tingkat Provinsi Banten," ungkapnya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, Optimisme Kormi Pandeglang ini bukan tanpa alasan. Berkaca pada ajang nasional sebelumnya di Palembang, delegasi Kormi Pandeglang berhasil membuktikan taji dengan menyabet podium ketiga pada kategori sepeda BMX tingkat nasional. Menurutnya, prestasi mentereng tersebut menjadi bukti konkret bahwa olahraga rekreasi Pandeglang punya kualitas yang bersaing di level tertinggi.
"Untuk Porda Banten mendatang, Kormi Pandeglang sudah memetakan sejumlah Inorga yang ditargetkan membawa pulang medali emas. Induk olahraga yang menjadi target juara ini di antaranya senam, BMX yang sudah tembus juara nasional, dan kirab budaya. Total ada 18 Inorga yang akan kita pertandingkan dan semuanya potensial," tegas Yangto.
Kormi berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian dan porsi anggaran yang lebih adil serta proporsional ke depan. Terlebih, olahraga rekreasi memiliki kedekatan emosional dan animo masif di tengah masyarakat akar rumput, mulai dari senam massal hingga perlombaan ikonik khas agustusan seperti balap karung, dagongan, layang-layang, dan tarik tambang.
Yangto menegaskan, meskipun sifatnya olahraga rekreasi dan hiburan masyarakat, pencarian bibit atlet berprestasi tetap menjadi prioritas utama KORMI Pandeglang yang tidak bisa ditawar.
"Harapannya, Kormi Pandeglang betul-betul melahirkan atlet di tingkat nasional. Kita ingin Pandeglang tumbuh menjadi wadah bagi para pecinta olahraga yang mampu berkompetisi di level tertinggi," pungkasnya
(Dad/Red).
















