Kapolsek Cikedal Lakukan Monitoring Ke SPPG Yayasan Leuit Bumi Pertiwi, Untuk Memastikan Dapur Sesuai Standar

Kapolsek Cikedal Lakukan Monitoring Ke SPPG Yayasan Leuit Bumi Pertiwi, Untuk Memastikan Dapur Sesuai Standar

Banselpos.com, Pandeglang, Banten | Kapolsek Cikedal Ipda Abdul Azis Maulana, S.H., secara langsung melakukan kunjungan pemantauan (monitoring) ke Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG), dalam rangkaian Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Jum"at (27/03/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran operasional dan kualitas makanan yang disajikan bagi ribuan penerima manfaat.

Dalam kunjungannya meninjau SPPG Yayasan Leuit Bumi Pertiwi yang berlokasi di Desa Babakanlor, Ipda Abdul Azis Maulana, SH, diterima oleh Kepala SPPG dan Aslap, Dapur yang telah beroperasi selama satu bulan ini melayani penerima manfaat yang tersebar di beberapa wilayah kecamatan Cikedal.

Di SPPG Yayasan Leuit Bumi Pertiwi, Ipda Abdul Azis Maulana, SH, bersama Kanit Intel Bripka Riko Faisal dan Binmas Aipda Marsudin Polsek Cikedal menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan dapur. Ia meminta pengelola untuk memastikan kualitas makanan yang aman, bergizi, sesuai standar, serta menggunakan bahan makanan yang segar dan berkualitas.

“Pentingnya para pengelola SPPG, untuk menjaga kebersihan dan kualitas makanan, sehingga mendapatkan nilai manfaat bagi para siswa,” ujar Kapolsek Cikedal.

Beliau juga menekankan perlunya koordinasi yang baik antara pengelola dapur, pihak terkait, dan aparat keamanan demi kelancaran program MBG. Kapolsek menegaskan komitmen Polri dalam mengawal program pemerintah ini.

“Polri siap mengawal salah satu program pemerintah ini, yang tujuannya untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak kita sehingga kemajuan bangsa Indonesia dalam bidang sumber daya manusia bisa digapai ke depannya,” tegasnya.

Selain kualitas makanan, Kapolsek juga menyoroti pentingnya pengelolaan limbah sisa makanan, baik basah maupun kering. Hal ini untuk mencegah pencemaran air dan tanah, penyebaran penyakit, atau timbulnya bau tidak sedap yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

“Kualitas dan kebersihan makanan harus benar-benar dijaga, sehingga aman dikonsumsi penerima manfaat dan tidak menimbulkan keresahan terkait limbah,” tegasnya.

Pesan khusus juga disampaikan kepada seluruh Relawan dan sopir pengantar MBG. Kapolsek mengingatkan untuk selalu berhati-hati, disiplin dalam menaati rambu lalu lintas, serta melengkapi surat-surat berkendara seperti SIM dan STNK.

“Lengkapi surat-surat berkendara dan hindari konsumsi minuman keras (miras) agar selamat dalam beraktivitas. Keselamatan tim pengantar sangat vital untuk memastikan layanan MBG sampai kepada anak-anak penerima manfaat dengan lancar,” pungkas Kapolsek menutup kunjungannya.

Kegiatan monitoring ini diharapkan dapat memotivasi pengelola SPPG untuk terus meningkatkan kinerja dan menjaga standar operasional, sehingga tujuan program MBG untuk mencetak generasi sehat dan berkualitas dapat tercapai. (Red)