Bawa Dua Agenda ke SMPN 1 Karangtanjung, Adde Rosi Sosialisasikan 4 Pilar dan Tinjau Realisasi 917 Beasiswa PIP
Pandeglang, Banselpos.com – Anggota MPR/DPR RI Komisi X, Dr. Hj. Adde Rosi Khoerunnisa, S.Sos., M.Si., menggelar kunjungan kerja dengan dua agenda utama di SMPN 1 Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu (17/09/2026).
Selain menanamkan nilai-nilai kebangsaan lewat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, legislator dari Fraksi Partai Golkar ini juga memantau langsung realisasi 917 beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) hasil jalur aspirasinya.
Acara yang berlangsung di ruang kelas tersebut dihadiri oleh sedikitnya 100 wali murid yang didominasi kaum ibu, serta 27 perwakilan dari pihak sekolah dan komite.
Dalam pemaparannya, Adde Rosi menjelaskan tiga fungsi utama anggota DPR/MPR RI, yaitu legislasi (pembuatan undang-undang), penganggaran (budgeting), dan pengawasan (controlling). Ia menekankan bahwa Komisi X terus berkomitmen mengawal alokasi dana pendidikan secara menyeluruh agar tepat sasaran.
"Tugas kami menganggarkan dana pendidikan, mulai dari peningkatan kesejahteraan dan sertifikasi guru, beasiswa siswa, hingga revitalisasi bangunan sekolah. Semuanya digodok di Komisi X," jelas Adde Rosi.
Ia menambahkan, kehadirannya di lapangan merupakan bagian dari fungsi pengawasan langsung. "Saya datang untuk memastikan apakah program bantuan pemerintah yang dikawal melalui jalur aspirasi ini sudah diterima dengan baik dan benar-benar dimanfaatkan," imbuhnya.
Menanggapi kunjungan tersebut, Kepala Sekolah SMPN 1 Karangtanjung, Aan Haerul Anwar, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian konkret Adde Rosi terhadap dunia pendidikan di Pandeglang.
"Kami atas nama keluarga besar SMPN 1 Karangtanjung mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Ibu Adde Rosi. Alhamdulillah, sebanyak 917 siswa kami berhasil mendapatkan bantuan PIP," kata Aan. Menurutnya, bantuan ini sangat meringankan beban finansial orang tua sekaligus menjadi stimulus penting untuk mendongkrak motivasi belajar siswa.
Di lokasi yang sama, Guru Bidang Kesiswaan SMPN 1 Karangtanjung, Ali Nurdin, memaparkan teknis penyaluran dana beasiswa tersebut. Ia menjamin bahwa mekanisme pencairan dilakukan secara transparan dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
"Kami pastikan pengambilan bantuan PIP ini dilakukan langsung oleh orang tua murid di bank penyalur, bukan oleh pihak guru dan tidak dikolektif sekolah. Kehadiran Ibu Adde Rosi hari ini salah satunya untuk mengecek kepatuhan prosedur tersebut," terang Ali.
Ali juga mengungkapkan bahwa jumlah 917 penerima bantuan pada semester dua tahun ini merupakan sebuah capaian rekor baru bagi sekolah mereka. "Terkait jalur aspirasi ini, saya kira ini rekor. Periode-periode sebelumnya jumlah penerima tidak pernah sebanyak ini. Alhamdulillah untuk pencairan bulan Mei 2026 lalu, semuanya sudah selesai disalurkan," bebernya.
Ia pun berharap agar para orang tua dapat mempergunakan dana bantuan tersebut secara bijak.
"Saya harap bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya demi menunjang kebutuhan dan keberlangsungan pendidikan anak-anak," pungkas Ali.
Kegiatan dinamis ini ditutup dengan sesi dialog interaktif yang hangat antara Adde Rosi dan para wali murid. Fokus diskusi mengarah pada pentingnya penguatan pendidikan karakter berbasis Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi moral generasi muda. (Dad)












