Bupati Dewi Setiani Salurkan Alsintan dan Ternak Senilai Miliaran Rupiah
Pandeglang, Banselpos.com – Pemerintah Kabupaten Pandeglang terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan sektor pertanian dan peternakan. Perwujudan komitmen tersebut ditunjukkan melalui penyaluran bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada 100 Kelompok Tani (Poktan) serta bantuan ratusan ekor hewan ternak kepada 12 kelompok ternak dengan total anggaran mencapai miliaran rupiah.
Acara penyerahan bantuan secara simbolis ini dipimpin langsung oleh Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, dan berlangsung di UPT Balai Benih Induk Padi, Caringin, Kecamatan Labuan. Program ini diharapkan dapat memodernisasi sistem pertanian lokal sekaligus mendongkrak perekonomian para peternak di wilayah tersebut.
Berdasarkan rincian alokasi anggaran, modernisasi alat pertanian didominasi oleh pengadaan handtraktor roda dua (TR 2) dengan berbagai spesifikasi. Di antaranya adalah pengadaan 72 unit traktor tipe G-3000 (8.5 PK) senilai Rp2.520.000.000, 15 unit traktor tipe G-1000 (8.5 PK) senilai Rp525.000.000, 12 unit traktor tipe Impala (6.5 PK) senilai Rp360.000.000, serta 4 unit traktor tambahan tipe G-1000 senilai Rp135.000.000.
Tidak hanya berfokus pada alat mesin pertanian, pemerintah daerah juga memberikan stimulus besar pada sektor peternakan melalui pengadaan hewan ternak berupa domba dengan total anggaran Rp788.000.000. Bantuan peternakan tersebut terdiri dari 334 ekor domba betina dan 48 ekor domba jantan yang disalurkan untuk memperkuat produktivitas kelompok ternak lokal.
Dalam arahannya, Bupati Raden Dewi Setiani menegaskan bahwa sektor pertanian dan peternakan merupakan pilar utama penopang ekonomi di Kabupaten Pandeglang. Oleh karena itu, modernisasi alat dan penguatan modal ternak menjadi hal yang wajib didukung penuh oleh pemerintah daerah.
"Bantuan Alsintan dan ternak domba ini adalah bentuk komitmen nyata kami untuk memastikan para petani dan peternak kita bisa naik kelas. Dengan traktor modern, proses olah lahan harus bisa lebih cepat dan biaya produksi bisa ditekan. Saya menitipkan pesan kepada seluruh kelompok penerima, tolong jaga dan rawat bantuan ini dengan baik. Jangan sampai alatnya telantar atau ternaknya langsung dijual, tetapi jadikan ini modal untuk mandiri dan meningkatkan kesejahteraan keluarga," tegas Bupati Dewi.
Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang, Tanti Yulianti, menjelaskan bahwa seluruh kelompok penerima manfaat telah melalui proses verifikasi ketat agar bantuan tersebut tepat sasaran. Pihak dinas juga memastikan akan mengawal pemanfaatan bantuan ini secara berkala.
"Kami tidak hanya memberikan unit Alsintan dan hewan ternak lalu selesai. Tim dari Dinas Pertanian akan memberikan pendampingan teknis secara intensif, baik dalam pengoperasian serta perawatan mesin, maupun manajemen pemeliharaan ternak. Kami ingin memastikan bantuan ini betul-betul produktif dan mampu mengubah taraf hidup para petani dan peternak kita," ujar Tanti Yulianti.
Apresiasi mendalam pun datang langsung dari perwakilan kelompok penerima manfaat. Ia menyampaikan bahwa bantuan teknologi pertanian dan hewan ternak ini merupakan solusi konkret yang selama ini sangat dinantikan oleh masyarakat setempat.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Bupati dan Dinas Pertanian atas bantuan nyata ini. Kehadiran traktor baru ini akan sangat mempercepat waktu olah lahan kami dan memangkas biaya produksi yang biasanya tinggi. Begitu juga dengan bantuan ternak domba, ini menjadi modal berharga bagi kelompok kami untuk dipelihara dan dikembangkan sebagai sumber ekonomi tambahan," tuturnya penuh optimis. (Dad)












