Pemasangan Bronjong Diduga Gunakan Batu Berukuran Kecil dan Kualitas Dipertanyakan, DPP PERRA Nusantara Minta DPUPR Banten Lakukan Pengawasan Ketat Pada Revit Situ Cikedal 2026
Banselpos.com, Pandeglang, Banten | Pekerjaan pemasangan bronjong sebagai penahan tebing dan pengaman pinggir Situ Cikedal, menjadi sorotan sejumlah DPP PERRA Nusantara. Pasalnya, material pengisi bronjong yang digunakan di lokasi diduga berupa batu berukuran kecil dan Bronjong diduga tidak standar.
Sekjen DPP PERRA Nusantara Lufi Irawan, S.IP, menilai penggunaan material tersebut perlu mendapat perhatian karena dikhawatirkan tidak sesuai dengan standar teknis pekerjaan konstruksi bronjong. Menurutnya, material yang digunakan berpotensi memengaruhi kekuatan dan ketahanan bangunan, terutama saat menghadapi debit air yang tinggi pada musim hujan.
Berdasarkan standar teknis pekerjaan sipil, pengisian bronjong umumnya menggunakan batu belah atau batu utuh berukuran cukup besar agar dapat saling mengunci, tidak mudah bergeser, serta memiliki daya tahan terhadap arus air dan tekanan tanah.
Salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, mengaku khawatir terhadap kualitas pekerjaan tersebut.
“Kami khawatir bangunan ini tidak bertahan lama. Jika terus menggunakan batu berukuran kecil, kami takut saat musim hujan bronjong mudah rusak atau longsor sehingga tidak berfungsi sebagaimana mestinya,” ujarnya kepada Awak Media, Minggu (02/08/2026).

Lufi berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten bersama konsultan pengawas segera melakukan peninjauan ke lokasi untuk memastikan pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi teknis yang berlaku. Apabila ditemukan adanya ketidaksesuaian, kami meminta agar dilakukan evaluasi terhadap material yang digunakan serta perbaikan sesuai ketentuan, jangan sampai proyek dengan nilai 9.4 M tersebut sia-sia.
Bukan hanya Kualitas Bronjong dan Batu yang digunakan Kami juga menduga BBM yang digunakan pada Proyek Revitalisasi Situ Cikedal menggunakan BBM Bersubsidi.
Sementara itu, upaya konfirmasi kepada penanggung jawab logistik proyek telah dilakukan melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, pesan belum memperoleh tanggapan.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait mengenai material yang digunakan dalam pekerjaan pemasangan bronjong Revitalisasi Situ Cikedal tersebut.
Awak Media akan terus berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak terkait guna memenuhi prinsip pemberitaan yang berimbang.
Media ini juga memberikan ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. (Red)












