Revitalisasi SDN Panacaran 1 Pandeglang Capai 40,8 Persen, Anggaran Rp1 Miliar Dialokasikan untuk Sarpras

Revitalisasi SDN Panacaran 1 Pandeglang Capai 40,8 Persen, Anggaran Rp1 Miliar Dialokasikan untuk Sarpras

BANSELPOS.COM, PANDEGLANG – Proses revitalisasi fasilitas pendidikan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Panacaran 1, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, terus menunjukkan tren positif. Memasuki pertengahan Oktober 2026, progres fisik pengerjaan proyek bantuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tersebut kini telah mencapai 40,8 persen.

Program ini menyasar perbaikan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana (sarpras) sekolah yang sebelumnya mengalami kerusakan berat. Dengan total anggaran sebesar Rp1.040.073.647, proyek yang dikerjakan secara swakelola ini difokuskan pada empat komponen utama, yaitu rehabilitasi enam ruang kelas, penataan lingkungan sekolah, pembangunan fasilitas toilet sanitasi, serta renovasi ruang administrasi.

Kepala SDN Panacaran 1, Euis Efendi, S.Pd.I., menyambut baik realisasi bantuan ini. Menurutnya, intervensi dari pemerintah pusat sangat krusial mengingat kondisi mayoritas ruangan kelas sebelumnya sudah hampir tidak layak untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar (KBM).

"Revitalisasi ini bukan sekadar pembenahan fisik bangunan, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kelayakan fasilitas sekolah untuk mendukung proses pembelajaran. Kami ingin menciptakan kawasan pendidikan yang lebih tertata, aman, dan nyaman sesuai dengan kebutuhan peserta didik," ujar Euis saat ditemui di lokasi sekolah, Selasa (13/10/2026).

Euis memastikan, seluruh proses pembangunan berjalan sesuai regulasi dan petunjuk teknis yang berlaku. Pengerjaan proyek ini dikawal langsung oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) di bawah arahan tim pengawas guna menjamin prinsip transparansi dan akuntabilitas.

"Faktor keselamatan peserta didik dan seluruh warga sekolah selama proses pembangunan menjadi prioritas kami. Selain kualitas pekerjaan, para pekerja di lapangan juga diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar keselamatan kerja," tambah Euis.

Atas terealisasinya bantuan ini, pihak sekolah melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pemerintah pusat hingga daerah.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, Kemendikdasmen, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, serta Kepala Disdikpora Kabupaten Pandeglang Bapak Sutoto. Perhatian besar ini menjadi akselerasi nyata dalam peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan di Pandeglang," ungkapnya.

Senada dengan Kepala Sekolah, Koordinator Wilayah (Korwil) Disdikpora Kecamatan Munjul, Cecep Aang Sasmita, S.Pd., turut memberikan dukungan penuh atas proyek ini. Ia menilai program revitalisasi merupakan langkah konkret pemerintah dalam menghadirkan lingkungan belajar yang representatif bagi generasi bangsa.

"Program bantuan revitalisasi ini sangat berarti bagi sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Munjul. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, daerah, serta semua pihak yang terlibat. Semoga setelah selesai, fasilitas ini dapat segera dimanfaatkan optimal dan dijaga bersama standarnya," pungkas Cecep. (Dad)