Satgas MBG Sekaligus Wabup Pandeglang Iing Andri Supriyadi Soroti Kualitas Gizi dan Rekrutmen Relawan, Pada Launching SPPG Sobang Jaya,

Satgas MBG Sekaligus Wabup Pandeglang Iing Andri Supriyadi Soroti Kualitas Gizi dan Rekrutmen Relawan, Pada Launching SPPG Sobang Jaya,

Banselpos.com, Pandeglang, Banten | Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi yang juga sebagai Pimpinan Satgas MBG Kabupaten Pandeglang, melaunching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Sobang Jaya, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang.

SPPG Sobang Jaya berada dibawah pengelolaan Yayasan Bima Sakti, Kampung Cibintarok, Desa Pangkalan, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang.

 

Menurut Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi, kualitas gizi makanan harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Kualitas gizi ini penting karena SPPG merupakan dapur utama dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) gagasan Presiden Republik Indonesia,” katanya, Jumat, 9 Januari 2025.

SPPG ini ada untuk mendukung program mulia Presiden Prabowo Subianto. Ingin anak-anak Indonesia tumbuh sehat.

“Sehingga kita semua harus menyukseskannya, Jangan sampai ada kasus keracunan atau masalah lain akibat kelalaian dalam pengolahan makanan,” katanya.

Wabup Iing menegaskan, kualitas bahan pangan, proses pengolahan, hingga penyajian makanan harus benar-benar sesuai standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Ia optimis seluruh SPPG Kabupaten Pandeglang mampu menjalankan tugas dengan baik.

“Saya yakin SPPG sudah mengikuti standar yang dibuat oleh BGN, Tinggal bagaimana konsistensi dalam pelaksanaannya agar program ini benar-benar memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” katanya.

Selain menekankan kualitas gizi, Wabup Iing juga meminta agar pengelola SPPG memprioritaskan pemberdayaan masyarakat lokal.

“Saya menginstruksikan agar proses rekrutmen relawan melibatkan minimal 70 persen warga setempat. Menjadi wilayah domisili SPPG,” katanya.

Jadi, angka minimal menyerap tenaga kerja sebagai relawan SPPG itu 70 persen dari warga sekitar.

“Sisanya boleh dari luar desa. Kurang lebih setiap SPPG merekrut 40 sampai 50 relawan,” katanya.

Kepala SPPG Sobang Jaya, Anwar Mujahidin, menyampaikan bahwa pembentukan dan operasional SPPG Sobang Jaya telah sesuai dengan standar BGN.

“Jumlah relawan sebanyak 47 orang, satu orang akuntan, satu ahli gizi, dan satu kepala SPPG. Semua sudah dipersiapkan untuk memastikan pelayanan gizi berjalan optimal,” katanya. (Ira/Red)